Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label renungan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Desember 2011

7 tips meredam pertengkaran

Hati boleh panas, tapi kepala harus tetap dingin.
Anda mungkin sepertinya siap ‘meledak’, Ingin marah-marah pada pasangan anda tapi coba dinginkan kepala Anda dengan cara berikut ini:



1. Tenang.

Ambil jeda waktu beberapa menit ketika muncul perasaan ingin ‘meledak’. Anda bisa pergi ke ruangan lain dan lepaskan ‘ledakan’ itu di sana. Bila perlu, ambil waktu lebih panjang. Setelah tenang, temui kembali pasangan dan selesaikan masalah dengan kepala dingin.
2. Selalu dan Tidak Pernah.

“Kamu selalu begitu!” atau “Kamu tidak pernah mengerti perasaanku!” Ucapan ini sering terlontar ketika Anda marah dengan pasangan. Padahal, penggunaan kata-kata tersebut akan semakin memperuncing pertengkaran. Hindari ucapan tersebuat atau coba katakan lebih spesifik dan jelas.
3. Stop Ultimatum.

Apa pun masalahnya, pertengkaran bukan akhir sebuah hubungan. Jadi, jangan mengeluarkan ultimatum atau mendeklarasikan hubungan Anda telah berakhir. Fokuskan perhatian pada inti masalah. Jangan biarkan diri Anda terbawa suasana.
4. Jangan Pernah Mengatakan Benci.

Apap pun yang Anda rasakan saat bertengkar, jangan pernah sekalipun mengeluarkan ungkapan ‘benci’. Apalagi jika sebenarnya Anda tidak bermaksud seperti yang Anda katakan.
5. Toleran.

Taktik yang bagus untuk menenangkan dan mendinginkan suasana pertengkaran adalah dengan berkata lembut dan halus pada pasangan yang sedang ‘panas’ hati. Bersikaplah lebih toleran, sabar dan tempatkan diri Anda pada posisinya (empati). Jika Anda tidak pernah melakukan hal ini pada pasangan, jangan harap dia akan berbuat sama pada Anda.
6. Jangan Mengungkit Masalah.

Maksudnya, jangan mengomentari pertengkaran yang telah lewat secara berlebihan. Tidak penting siapa yang mulai menyela atau berteriak, jika Anda dan dia telah setuju dan berdamai. Hentikan tindakan atau ucapan yang dapat menyulut pertengkaran baru.
7. Say Sorry.

Kata ini memang memiliki kekuatan magis yang besar dan bekerja sangat baik dalam menyelesaikan pertengkaran. Mintalah maaf kalau pernah berlaku tidak baik selaa pertengkaran, meski Anda merasa tidak bersalah dalam pertengkaran tersebut.
"Bagian terbaik dari sebuah pertengkaran adalah saat berbaikan. Jadi, berbaikanlah, dan nyatakan perasaan cinta Anda lalu peluklah dia"

Sepenting apakah Al Qur'an yang Kau Berikan Untukku?

Suatu hari ada seorang anak yang sebentar lagi akan segera lulus dari kuliahnya. Selama kuliah ia sangat menginginkan sebuah mobil sport yang di jual di salah satu showroom mobil. Dan ia pun tahu bahwa ayahnya sanggup membelikan mobil itu.

Hari semakin dekat dengan hari kelulusannya. Tepat di hari kelulusannya ayahnya memanggil nya untuk berbicara.



Ayahnya : Pagi nak, Bagaimana dengan kabarmu hari ini?
Anaknya : Tentu saja baik,Yah, karena saya berhasil menyelesaikan studi saya ini.
Ayahnya : Ayah bangga karena ayah memilik anak yang dapat lulus dengan tepat waktu seperti kamu ini ayah mempunyai sebuah hadiah Spesial untukmu. aku membelikan ini dengan semua tabungan ku yang ada di bank.
Anaknya : (Setelah dibuka ternyata isinya sebuah Al-Qur'an dengan sampul kulit yang indah) Dengan semua tabungan ayah, ayah membelikan ini untuk ku?
(kemudian anaknya pun lari keluar rumah dengan perasaan marah)

Singkat cerita anaknya pun sukses dalam karirnya. Dia memiliki rumah yang besar, keluarga yang bahagia dan mewah. Tapi selama itu pula ia belum pernah menemui ayahnya semenjak lari dari rumah di hari kelulusannnya.


Hingga suatu saat ia menerima surat bahwa ayahnya meninggal dunia. Dan isi surat tersebut memintanya mengurusi harta peninggalanyya yang di wariskan untuknya.

Ketika sesampai dirumah ia merasa menyesal dari apa yang dilakukannya kepada ayahnya, dan ia pun mencari surat-surat penting yang di tinggalkan ayahnya untuknya. Hingga ia menemukan Al-Qur'an yang masih baru yang diberikan ayahnya dulu.

Dengan air mata ia membuka halaman demi halaman Al-Qur'an. Saat ia membolak-balikan halaman Al-Qur'an tersebut, sebuah kunci mobil terjatuh. Di dekatnya ada beberapa berkas surat Dari nama showroom mobil yang dulu pernah ia idamkan mobil yang ingin di miliknya. Dan di dalam berkas itu juga tertulis, tanggal kelulusannya, dan kata-kata "DIBAYAR LUNAS- CASH"


Berapa kali kita kehilangan berkah Allah yang diberikan dari doa-doa yang kita panjatkan tapi kita menganggapnya nya tidak dikabulkan?
Tapi pada akhirnya hanya ketidaksiapan kita menerima semua kemewahan yang kita harapkan sebelumnya..

Senin, 28 November 2011

Suara Hati Seorang Ibu - wajib dibaca kaum Hawa

Sahabat, ini adalah petikan suara hati seorang umi. Umi adalah nama lain dari ibu.  Tahukah sahabat? mungkin suara hati ini tidak cuma suara hati perseorangan, namun mungkin ini juga merupakan suara hati ibu kita. Ibu dari ibu-ibu yang ada di permukaan bumi ini. Selamat menyimak..





Anakku yang ku kasihi…
Tanpa disadari oleh kita masa berlalu terlalu cepat dan kau yang ketika dulu masih kecil, manja dalam pelukan umi, kini telah menjadi gadis remaja dan telah mula belajar arti kehidupan. Zaman yang kau lalui dan alami kini adalah zaman yang penuh pancaroba, penuh dugaan dan cobaan. Cobaan yang sering mengganggu iman dan hatimu, perasaan dan nafsumu, kewibawaan dan tugas-tugasmu. Ketika inilah kau, kau ingin merasakan semua keadaan, semua kenikmatan hidup. Kau ingin menjadi manusia yang dipuja dan disanjung banyak orang.Kau ingin disayangi dan menyayangi.
Anakku sayang...
Jika tiada iman, niscaya lunturlah segala kekuatan, hancurlah segala kebaikan. Oleh itu, umi berpesan agar engkau berhati-hati dalam berfikir dan bertindak, batasilah kehendakmu dengan rasa takut pada Allah karena tidak ada orang yang tidak dicatat amal dosanya, tidak ada orang yang dikecualikan, termasuk kau. Pernah seorang soleh berkata,”seorang remaja jika dapat melalui cobaan hidupnya dengan baik, tenang dan penuh kebaikan, mampu menolak kehendak-kehendak nafsu, maka percayalah dia manusia yang paling sukses selama hidupnya. Manakala seorang pemuda yang gagal menggunakan masa remajanya untuk mencari kebaikan, rugilah ia dan celakalah hidupnya esok dan yang akan datang”.
Wahai anakku sayang..
Seringkali umi menangis, melihat perubahan pada dirimu. Dulu, kau tidak begini. Engkau seorang yang taat pada perintah ibu, yang malu bila auratmu terbuka, walaupun tertiup angin. Kau amat teliti dan hati-hati dalam menjaga sholat-sholatmu dan kau suka bila umi ceritakan tentang ketokohan wanita-wanita dahulu. Anakku sayang.. ibu tanam satu harapan padamu, kiranya bila kau besar nanti, kau akan menjadi orang solehah.
Wahai Anakku…
Wanita itu dijadikan Allah dengan dipenuhi keindahan, unik dan menakjubkan. Pandai-pandailah kau hargai nikmat yang telah diberikan itu. Jikapun kau cantik, jangan biarkan kau dikuasai rasa takjub, bangga atas keindahan wajahmu. Masih banyak orang yang mempunyai kelebihan diatas mu. Jangan kau permainkan perasaan lelaki atas kejelitaan wajahmu. Jagalah, syukurilah dan takutlah kepada Allah atas balasan azab yang dijanjikan untuk mereka yang berdosa. Jagalah auratmu sentiasa terutama apabila berurusan dengan lelaki. Tanamkan rasa malu di hatimu. Tanamkan sifat sombong dan penakut pada lelaki yang bukan muhrimmu. Biarlah kau dipandang mata tidak secantik bunga lily yang bangun bagai pelangi di cakrawala asalkan kau dapat pertahankan sebutan sebagai wanita solehah di sisi Allah. Dan tentunya kau dipandang paling cantik di sampingNya.
Anakku sayang…
Saat kau berpakaian, maka sebenarnya untuk menutup kulitmu, untuk melindungi bentuk badanmu daripada pandangan lelaki jalanan. Oleh itu, pakaianmu hendaklah longgar, tidak tipis dan satu lagi anakku, pakaian mu itu tidak menyerupai pakaian wanita-wanita yang dihatinya tidak ada rasa takut akan adzab Allah. Perhatikan hadith ini…”Sesungguhnya antara penduduk neraka ialah wanita-wanita yang berpakaian tetapi telanjang(pakaiannya tidak berfungsi sebagai alat untuk menutup aurat), perempuan-perempuan yang condong kepada maksiat dan berusaha menarik orang lain melakukan maksiat. Mereka ini tidak mungkin akan masuk surga selama-lamanya dan tak akan dapat mencium baunya selama-lamanya. Jangan kau merasa dirimu terlalu gagah hingga kau sanggup melanggar hukum-hukum Allah dengan sengaja. Apatah lagi jika melanggar peraturannya dengan rasa bangga dan sombong, ingkarmu terhadap hukum-hukum itu, samalah maknanya kau melawan Tuhanmu, sedangkan kau cuma seorang hamba dan Allah itu Tuhanmu, Maha Memiliki segala isi langit dan bumi.
Wahai Anakku Sayang…
Sabarlah dalam melaksana perintah-perintah Allah biarpun kau merasakan  beratnya. Setiap petunjuk Allah itu tak ada yang sia-sia. Sesungguhnya Allah tak pernah memberati hambaNya apalagi menzaliminya. Sabar yang kau lakukan niscaya dilihat Allah, dan Dia pastinya akan mengurniakan buatmu ganjaran pahala yang besar. Tanamkan rasa kasih pada Allah wahai anakku. Bila kau menyayangi seseorang, tentunya segala perintahnya akan kau turuti tanpa bantahan. Begitulah dengan perintah Allah, turutilah wahai anakku, ikutilah tanpa protes. Moga kau dikurniakan kekuatan untuk mengikut langka-langkah yang diredhai Allah. Itulah doa dan harapan umi wa abi...
Dari seorang ibu yang sangat mencintai anaknya

Read more here

Jumat, 25 November 2011

Beberapa Kata "JANGAN" yang Harus dihindari...!!!

  • Jangan menunggu bahagia baru tersenyum, tapi tersenyumlah, maka kamu kian bahagia.
  • Jangan menunggu kaya baru bersedekah, tapi bersedekahlah, maka kamu semakin kaya.
  • Jangan menunggu termotivasi baru bergerak, tapi bergeraklah, maka kamu akan termotivasi.
  • Jangan menunggu dipedulikan orang baru kamu peduli, tapi pedulilah dengan orang lain! Maka kamu akan dipedulikan.
  • Jangan menunggu orang memahami kamu baru kamu memahami dia, tapi pahamilah orang itu, maka orang itu paham dengan kamu
  • Jangan menunggu terinspirasi baru menulis. tapi menulislah, maka inspirasi akan hadir dalam tulisanmu
  • Jangan menunggu proyek baru bekerja, tapi berkerjalah, maka proyek akan menunggumu.
  • Jangan menunggu dicintai baru mencintai, tapi belajarlah mencintai, maka kamu akan dicintai.
  • Jangan menunggu banyak uang baru hidup tenang, tapi hiduplah dengan tenang. Percayalah,. bukan sekadar uang yang datang tapi juga rejeki yang lainnya.
  • Jangan menunggu contoh baru bergerak mengikuti, tapi bergeraklah, maka kamu akan menjadi contoh yang diikuti.
  • Jangan menunggu sukses baru bersyukur. tapi bersyukurlah, maka bertambah kesuksesanmu
  • Jangan menunggu bisa baru melakukan, tapi lakukanlah! Kamu pasti bisa!


Nah teman-teman..mari kita hindari kata-kata Jangan di atas...Last but not least...."Jangan sia-siakan hidup kita...!!!"